Perlawanan AS Bersama Sekutu Terhadap Korut

AS bersama sekutu mempersiapkan kekuatan militer dan senjata untuk melakukan perlawanan terhadap Korea Utara.

Armada Amerika serikat bergerak menuju Semenanjung Korea, pergerakan dari pasukan armada militer Amerika serikat ditujukan untuk bersiap-siap mengadapi pemimpin korut Kim Jong Un. Begitu juga dengan Korea Utara yang menegaskan bahwa negeranya tidak takut terhadap serangan militer Amerika serikat seperti yang dilakukan Amerika serikat terhadap Suriah.

Korut menegaskan bahwa negaranya mampu mempertahankan Negara dengan luar biasa menggunakan kekuatan militer dan kekuatan senjata nuklir dan rudal. Sedangkan komando pasifik Amerika Serikat telah memerintahkan kepada kapal induk untuk melakukan penyerangan kebagian utara sebagai sebuah ukuran bijaksana dalam mempertahankan persiapan serta kehadiran pasukan militer Amerika Serikat di kawasan pasifik barat.

Angakatan laut dari Amerika Serikat telah mengirimkan berbagai jenis kapal untuk menunjukan keseriusan mereka untuk melawan serangan dari Korea Utara, diantaranya kapal induk USS Carl Vinson yang mampu memuat 90 pesawat tempur, USS Michael Murphy, kapal penjelajah berkelas Ticonderoga USS Lake Champlain dan kapal perusak berkelas Arleigh Burke USS Wayne E. Mayer. Kapal-kapal tersebut sengaja mengitari wilayah Semenanjung Korea untuk menunjukan togel online kehadiran kekuatan AS.

Perlawanan AS bersama China, Korea Selatan dan jepang terhadap korut

Kim Jong Un melakukan peringatan kepada Amerika serikat bahwa negaranya telah siap untuk menyerang bahkan mengambil alih dari pangkalan militer AS, namun Amerika Serikat yakin bahwa kejadian tersebut tidak akan terjadi. Karena alat terbesar yang dimiliki pangkalan udara Amerika serikat ialah rudal Patriot, militer Amerika Serikat mengklaim bahwa rudal tersebut telah dirancang untuk dapat mendeteksi serta menghentikan segala serangan yang termasuk serangan rudal dari Korea Utara.

Pejabat dari China dan Korea Selatan yang merupakan Negara sekutu Amerika Serikat yang terdekat dari Korea Utara telah memberikan ancaman kepada Korea Utara, bahwa mereka akan mengambil tindakan tegas apabila Korut kembali melakukan tindakan uji nuklir, China yang terikat perjanjian dengan Korea Utara pun sudah memberikan sanksi, dengan larangan impor batubara secara keseluruhan dari Korea Utara yang telah berlangsung selama 2 bulan terakhir.

China juga mengeluarkan pernyataan apabila Korea Utara kembali membuat langkah yang bersifat provokatif dibulan ini, maka masyarakat China bersedia untuk melihat tindakan dewan keamanan dari PBB yang akan menerapkan tindakan embargo atau pembatasan terberat yang sebelumnya belum pernah dilihat.

Tidak hanya China, kelompok Vinson pada bulan lalu telah berpartisipasi pada latihan gabungan bersama militer Korsel untuk mempersiapkan bentuk perubahan strategi apabila tiba-tiba semenanjung Korea terjadi penyerangan. Karena uji coba yang sering dilakukan oleh Korea Utara membuat kemarahan terhadap Negara tetangganya yaitu, China, Korea Selatan dan Jepang. Bahkan kini Jepang melakukan latihan komunikasi dan helikopter bersama gugus tempur I angkatan laut Amerika Serikat.

Ujung batas kesabaran AS terhadap korut

As bersama sekutu sedang bekerjasama untuk mencari tanggapan yang tepat terhadap uji coba tembakan rudal balistik Korea Utara, saat ini Donald Trump tengah mempertimbangkan dari aksi militer AS, meskipun pasukan Armada kapal sedang berada diwilayah Semenanjung Korea.

Menurut Mike Pence wapres Amerika Serikat, Donald Trump membuat kejelasan bahwa dirinya tidak akan pernah berbicara mengenai taktik militer, karena adanya periode judi togel kesabaran yang strategis, tetapi era kesabaran yang strategis tersebut telah habis. Pence juga menyampaikan pernyataan bahwa Amerika Serikat sudah tidak sabar terhadap Kim Jong Un yang enggan bergerak untuk melakukan pembersihan terhadap rudal balistik dan senjata nuklir sesuai dengan tekanan PBB.