Indonesia Berisap Selenggarakan Festival Europalia

Festival internasional seni dan budaya Europalia yang akan dihelat di Belgia bakal menjadikan Indonesia sebagai penyelenggara.

Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) mengatakan bahwa Indonesia sudah pasti akan jadi penyelenggara Fstval Festival Seni Budaya Europalia yang akan dihelat di Brussel, Belgia. Festival tersebut pasalnya akan berlangsung dari tanggal 10 Oktober 2017 mendatang sampai Januari 2018. Festival ini akan berlangsung di enam negara lainnya yang ada di Eropa. Maka dari itu secara keseluruhan festival ini akan berpindah dan mejelajahi sebanyak 40 kota serta melibatkan sebanyak 316 seniman bandar bola Indonesia.

Ajang Unjuk Gigi Seni Budaya Indonesia

Minggu lalu, Menko PMK mengatakan seusai rapat Koordinasi Pelaksanaan Festival Seni Budaya Europalia yang bertempat di kantor Kemenko PMK, “Rangkaian acara tersebut akan berlangsung sampai Januari tahun 2018.”

Rencananya Raja Belgia Phillipe dan wapres Jusuf Kalla, menurut Puan, dijadwalkan bakal menghadiri pembukaan dari festival ini.

Ada alasan mengapa Indonesua bersedia menjadi tuan rumah bagi festival internasional seni dan budaya itu karena daya tarik dan juga reputasi Indonesia yang kuat. Dan biaya yang harus dikeluarkan pemerintah Indonesia untuk menyelenggarakan festival ini kira-kira sebanyak 160 Milyar. Puan yang didampingi oleh Mendikbud Muhajir Efendi dan Menlu Retn Marsudi mengatakan, “Karenanya, selain menjari ajang seni dan juga budaya,  festival ini jiga diharapkan bisa memberikan return yang memadai juga. Return yang memadai itu diharapkan dari sisi pariwisata, sis ekonomi dan sisi kebudayaan.”

Kegiatan di Festival Seni Budaya Internasional Europalia

Di festival seni dan budaya internasional ini, bakal ada banyak kegiatan dan pertunjukan. Di antaranya ada penampilan barang seni, beberapa destinasi wisata di Indonesia, benda bersejarah, beberapa performa, sastra dan pemutaran film. Tidak hanya itu, dalam festival tersebut juga akan diselenggarakan pertemuan bisnis dengan pengusaha-pengusaha. Para pebisnis dari dari Luxemburg dan Belanda juga diharapkan bisa hadir dan bergabung dalam bussiness talk yang mana akan dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla itu.

Dalam lawatannya ke Eropa itu, rencananya Indonesia akan mengirimkan delegasi yang akan menggelar sebanyak 360 event. Selain Belgia, rombongan dari Indonesia juga akan mengunjungi Perancis,  Belanda, Austria, Jerman, Polandia dan Inggris. Acara itu akan disemarakkan pula dengan banyaknya iklan di media massa bahkan sebanyak 150 taksi yang ada di London akan menghias diri mereka dengan tulisan onderdil Indonesia.

Puan berharap bahwa panitia penyelenggara akan bekerja semaksimal mungkin dan dengan detail dalam mengurus rombongan besar dari Indonesia itu. “Perhatikan semuanya, makanannya, minumannya, kesehatannya, asuransi dan juga uang sakunya.  Jangan sampai konsentrasi terganggu hanya karena uang saku, jangan sampai hal ini dianggap remeh.” Puan juga sangat menggarisbawahi tentang uang saku seperti halnya ibu-ibu. “Memang pesannya kaya ibu-ibu banget ya? Tapi saya ingin jangan sampai apa yang terjadi pada atlet-atlet kita di Sea Games terulang lagi,” imbuhnya.

Siap Tebar Pesona di Tujuh Negara

Para seniman raja poker yang diboyong ke sana akan membawakan 228 agenda kegiatan budaya. Agenda kegiatan budaya tersebut antara lain: 69 pertunjukan tari dari daerah, 36 karya sastra, 71 pertunjukan musik, 14 pameran dan 38 karya film. Selain itu juga akan ada program arsitektur yang berjudul Spesific Generic Tribe. DR Hilmar Farid dari Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan bahwa festival Seni dan Budaya Internasional Europalia ini adalah wadah yang disediakan oleh pemerintah dan juga rakyat Indonesia dalam menampilkan seni budaya baik tradisional ataupun kontemporer multidisiplin yang mengangkat kebudayaan dan kesenian Indonesia yang beragam dengan  tema Rampai Indonesia.