Relawan Paslon 2 DKI Lempar Serangan Fajar

panwaslu gelar OTT dan tertangkap relawan paslon 2 DKI diduga menyiampan sembako untuk lempar serangan fajar.

Pada minggu malam 16 April 2017, panwaslu beserta jajarannya telah melakukan aksi operasi tangkap tangan kepada oknum yang diduga sebagai relawan paslon 2 yang akan membagikan paket sembako kepada warga pada masa tenang. Panwaslu telah berhasil mengamankan barang bukti berupa sembako dengan jumlah 175 karung yang dibawa dengan 6 truk, sembako tersebut diduga akan dibagikan sebagai sebuah serangan fajar pada pilgub DKI putaran kedua.

Pelaku yang terlapor bernama Ferry, telah mendapat panggilan dari Panwaslu. Ferry bertugas sebagai penanggung jawab gudang yang telah diduga menjadi tempat menyimpanan sembako, dan ferry juga diyakini togel singapore sebagai relawan paslon nomor urut 2 karena pelaku ada pada acara blusukan paslon 2 tanggal 12/4/2019 lalu.

Selain paket sembako, ada juga 23 sapi  serta 150 sembako yang dibawa relawan paslon 2 kekepulauan seribu. Menurut Syarifuddin ketua panwaslu dikepulauan seribu, puluhan ekor sapi serta ratusan sembako yang rencananya akan dibagikan kepada warga yang berada dikepulauan seribu. Syarifuddin telah mengamankan barang tersebut disetiap wilayah relawan paslon 2, namun akan tetap dalam awasan tim panwaslu.

Syarifuddin berjanji akan menindak tegas apabila masih membagikan barang ataupun uang dimasa tenang dan saat pencoblosan pada pilgub DKI putaran kedua ini. Pihak panwaslu akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan ketat terhadap kecurangan yang akan terjadi menjelang pencoblosan.

Lokasi relawan Paslon 2 DKI lakukan serangan fajar

Sembako yang akan dibagikan kepada warga DKI itu diamankan oleh Panwaslu di empat tempat yang berbeda, yaitu di Cakung, Ciracas dan Duren Sawit serta kepulauan seribu. Pertama kali panwaslu melakukan aksi OTT di wilayah Ciracas pada 16/4/2017 pukul 21.45 Wib. Ditemukan 6 karung sembako yang sudah dipaketkan siap untuk dibagikan dan paket sembako saat ini telah diamankan dikantor panwas kota jaktim.

Dan diwaktu yang sama pukul 23.30 Wib daerah Cakung, ditemukan 169 karung yang berisi sembako atau kurang lebih 845 paket sembako yang didalamnya berisi minyak goring, gula pasir dan beras. Dan paket tersebut sudah diamankan dikantor polsek Cakung.

Duren Sawit juga dikabarkan ada pembagian paket sembako, tetapi saat didatangi oleh Panwaslu ke lokasi, pelaku sudah berhasil melarikan diri. Begitu juga yang terjadi didaerah kepulauan seribu, 23 sapi serta 150 buah paket sembako menjadi barang bukti serangan fajar yang dilakukan relawan paslon 2 di Kepualan Seribu yang telah diamankan oleh panwaslu di Kepualawan Seribu.

Sebelumnya, Panwascam Kalideres dan Polsek Kalideres melakukan penyitaan terhadap 6 buah truk yang mengangkut paket sembako, diduga paket sembako tersebut dijadikan alat untuk melakukan aksi serangan fajar menjelang pemungutan suara Pilgub DKI.

Klarifikasi timses paslon 2 DKI terhadap tindakan relawan paslon 2 DKI

Selain telah mengamankan barang bukti, pihak panwaslu juga telah meminta penjelasan kepada setiap relawan PDIP mengapa membawa sapi serta paket sembako di masa tenang. Dan dari hasil penjelasan mereka mengakui akan melakukan pembagian apa yang mereka bawa kepada simpatisan paslon 2 diwilayah kepulauan seribu.

Setelah dibuatkan pernyataan dalam bentuk surat dibawah materai, maka nanti barang tersebut semuanya akan dibagikan setelah pencoblosan, dengan alasan semuanya diberikan untuk syukuran. Namun dari pihak timses paslon 2 DKI mengaku tidak pernah membagikan paket sembako, mereka menegaskan sangat patuh kepada aturan togel singapura yang telah diberlakukan. Dan mereka siap untuk membuktikan tidak ada keterlibatannya dalam kegiatan pembagian paket sembako tersebut.

Sudutkan Umat Muslim Ahok Kembali Dilaporkan Acta

dampak dari video kampanye Ahok berujung pada laporan dari ACTA ke Barekrim dan Bawaslu.

Terkait mengenai video yang diunggah oleh Basuki Tjahaya Purnama atau dikenal dengan Ahok banyak menuai kritikan bahkan kecaman atas video tersebut, didalam video tersebut Ahok dianggap menyudutkan umat Islam. Dimana Ahok dianggap menimbulkan sebuah kesan jika umat Islam merupakan umat yang perusuh. Video yang diunggah oleh Ahok menceritakan massa pendemo yang menggunakan Artibut Peci dan sorban, dimana Atribut tersebut merupakan Identitas agen togel online dari umat Islam.

Video kampanye #BeragamItuBasukiDjarot dipublikasikan pada 9/4/2017 melalui sosial media yang didalamnya berisi adegan demonstrasi menggambarkan massa yang mengganggu pengguna kendaraan. Video tersebut dianggap merusak citra umat Islam yang seolah-olah ingin menggusur para kaum Minoritas yang ada di Indonesia salah satunya umat yang beragama Tionghoa.

Hastag #BeragamItuBasukiDjarot pun sontak mendapat respon dari berbagai kalangan, dari tokoh politik sampai para ulama. Dimana mereka menganggap video tersebut merupakan video yang dapat memicu perpecahan dikalangan Ras yang ada di Indonesia. Karena video unggahan Ahok dianggap mengandung unsur SARA.

ACTA laporkan Ahok ke Bareskrim

Ahok dilaporkan ACTA ke Bareskrim terkait tentang dugaan pelanggaran dalam berkampanye berupa unggahan video iklan Ahok yang diduga menyudutkan Umat Muslim diakun sosial media milik Ahok. ACTA tiba dibareskrim komplek KKP (kementian kelautan dan perikanan) jalan Medan Merdeka Timur, Gambir Jakarta Pusat. Senin 10/4/2017 pada pukul 18.00 Wib. Wakil ketua ACTA Hendarsam Marantoko menjelaskan bahwa laporan tersebut terkait pelanggaran undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik ayat 2.

Dengan laporan tersebut, ACTA membawa barang bukti berupa flashdisk yang berisi video yang diunggah Ahok, link Video yang diunggah melalui Akun Facebook dan Capture dari foto video unggahan tersebut. dalam Video yang berdurasi dua menit tersebut, ada adegan demo dan kesuruhan yang didalamnya orang-orang yang memakai pakaian yang menjadi identitas umat Islam yaitu Sorban dan Peci yang membawa Banner yang bertulis “Ganyang China” berwarna Hijau.

Dari video tersebut membuat ACTA melaporkan Ahok ke bareskrim karena menganggap dalam video tersebut telah menyudutkan umat Islam sebagai biang perusuh dan pembuat keonaran. Menurut Hendarsam kasus ini merupakan kasus yang lebih dahsyat dibanding dengan kasus Al-Maidah. Karena video tersebut dianggap telah mendeskritkan umat muslim terhadap etnis tertentu.

ACTA laporkan Ahok ke Bawaslu

Sebelum melaporkan video unggahan Ahok ke Bareskrim Polri, ACTA lebih dulu melaporkan Ahok kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) terkait video yang sama. ACTA menilai bahwa video tersebut telah melanggar pasal 69 hurup B UU nomor 8 Tahun 2015 mengenai Pilkada. yang berbunyi “dalam berkampanye dilarang menghina seseorang, suku, agama, ras dan golongan”.

Sepenggal cuplikan dalam video tersebut berisi berbagai profesi dan juga bermacam latar belakang dari para Altet, aparat serta masyarakat adat. Dan pada orasi terakhir dalam video tersebut Djarot berucap “jangan tanyakan dari mana kamu berasal. Jangan tanyakan apa agamamu, tapi tanyakan apa yang telah kamu perbuat untuk Jakarta”.

Habiburokhman menyebutkan bahwa video tersebut sangat jelas telah menaikkan umat agama lain dan menyudutkan umat Muslim. Beliau menengaskan mengenai video bandar togel online tersebut melukai hati umat Islam dan berpotensi menimbukan perpecahan sosial. Habiburokhman sebagai Pembina ACTA datang ke Bawaslu bersama dengan Habib Novel, habib Novel menjelaskan tentang laporan tersebut dianggap telah menggambarkan umat muslim yang identik terhadap kekerasan. Habib Novel beranggapan tentang video yang diunggah Ahok berdurasi 2 menit itu sudah melecehkan nilai-nilai ajaran Islam yang rahmatan lil Alamin.